Friday, 25 October 2013

24 Mei Dan Kita :'(



Tahu-Tahu Semua
Berubah Jadi begitu
Cepat..
-    Dannisa :)

Halo tuan, kita bertemu di 24 mei, tanggal yang cukup penting bagiku dan belum tentu bagimu,ini sudah menjadi tradisi,sejak tiga bulan yang lalu, tradisi macam apa ini,Aku senang menulis tentangmu berulang-ulang setiap tanggal 24 mei. Sebagai pengingat bahwa dulu kita pernah berkenalan dan sempat dekat.

Ifar.. ! Matamu yang sipit dan wajahmu yang oriental adalah potret yang tidak dapat aku lupakan. Bukan menjadi sesal, tapi sangat disayangkan jika selama 3 bulan ini kita tak saling tahu apalagi bertemu.

Sungguh kita sangat nyaman dengan ketidakjelasan seperti ini. Dulu,dulu sekali,beberapa bulan yang lalu, kedekatan kita adalah hal yang tak ingin aku sia-siakan. Bisakah manusia kecil seperti aku melawan kehendak Tuhan.? Aku tak sekuat itu, perpisahan kita yang terjadi tanpa dugaanku sebelumnya. Tiba-tiba saja hadir. Kita,yang dulu adalah kutub selatan juga utara,yang saling tarik menarik dan berdekatan,tak lagi punya alasan untuk berjalan sama.

Tuan,sungguh aku tak percaya. Hubungan kita yang berjalan singkat, ternyata masih begitu melekat dalam ingatanku,aku juga tak paham. Mengapa kau berubah begitu cepat.
Tahukah kau Tuan ? Aku diam-diam memerhatikan sosokmu, dan Akupun hanya  berani memerhatikanmu dari sudut dunia maya yang tak tersentuh. Aktivitas sehari-harimu kupantau lewat tulisan bisu bernama status Facebook. Hari berganti minggu, minggu berganti bulan, sudah sebulan sejak aku pertama kali menambahkanmu sebagai teman di Facebook, sudah sebulan aku memerhatikanmu diam-diam, tanpa berani menyapamu lebih dulu, tanpa mau mengusik aktivitasmu.
Kala itu, 24 Mei, masih ingatkah dengan sepotong kata itu? Satu kata yang mampu mengubah semuanya, satu kata yang mampu mengisi bulan itu dengan kebahagian-kebahagiaan kecil, satu kata yang mampu menjadikan hari-hariku begitu berwarna. Kata "Malem ka Uranus J" yang mampir dalam chatbox-mu benar-benar membawa kebahagiaan kecil buatku, kaujawab dengan santai dan ringan, lalu kita tertawa, lalu kita bercanda, lalu kita saling berbicara, walau hanya sekadar lewat tulisan, walau hanya melalui jentikan jemari di atas keyboard laptop.

Sementara aku dan kamu membiarkan semuanya mengalir, entah mengapa selalu ada senyum kecil tiap kali sms-mu nongol di inbox handphone-ku. Entah mengapa selalu ada kupu-kupu yang menari di perutku setiap kali perhatian sederhana yang kauberikan menghangatkan hari-hariku. Kamu sempat menjadi sebab senyum dan tawaku setiap harinya.

Kamu, pria cerdas yang begitu mencintai Warna Merah dan Manchester United. Pria dengan pola pikir yang berbeda dari orang-orang lainnya. Menurutku, cara pikir seperti kamulah yang akan mengubah sepakbola Dunia! Ingat waktu kita pernah becanda banyak hal tentang sepakbola Dunia? Kamu dengan club Manchestermu dan aku dengan club barcelonaku.kita selalu membela club kita masing-masing yang saat itu terlihat sangat konyol, DAlangkah indahnya masa-masa itu, masa dimana masih ada kamu. Masa di mana aku masih begitu mudah untuk menghubungimu.

Kamu, si wajah oriental dengan mata sipit. Si kulit putih yang juga jago mebenarkan mesin. Si cerdas mantan anggota permesinan. Siswa salah satu sekolah SMK yang terkenal dengan “gentle-man” dikota serang. Anak Mesin dengan jiwa sosial yang tinggi dan ramah. Pecinta gurp music yang lagunya mengasikan untuk didengarkan olehnya. Cina Sunda dengan wajah boyband korea. Pria yang punya pendapat berbeda tentang tempat prostutusi di Serang. Ah, apa yang tidak kuketahui tentangmu? Semua hal tentangmu tak pernah kecil di mataku.

3 Bulan sudah peristiwa itu berlalu, kini aku lanjutkan hidupku, dan kaulanjutkan hidupmu. Kini kautemui wanita pilihanmu, dan aku temui pria pilihanku. Kita punya jalan masing-masing, kita punya ruang dan waktu masing-masing. Kamu di Serang dibagian Timur,dan aku di Serang bagian Tenggara. Jarak tak pernah adil; tak mampu menyatukan kita yang begitu berbeda.

Setidaknya, kaupernah datang dalam hidupku dan mengajariku banyak hal. Dalam waktu singkat aku mengenalmu, dalam waktu yang lama, aku masih mengingatmu. Masih ingatkah kamu dengan lagu pertama yang Aku berikan padamu? "This Conversation" yang dinyanyikan oleh Sammy Simorangkir. Ada syair yang sama-sama kita suka, "Kaulah segalanya untuku,kaulah curahan hati ini,Tak mungkin kumelupakanmu." yayaya! Kamu memang membutku jatuh cinta dan berpikir kaulah segalanya! Entah bagaimana perasaanmu?

Aku menulis ini ketika "This Conversation" menyentuh lembut gendang telingaku. Tiba-tiba wajahmu muncul, perhatianmu hadir kembali, sungguh aku tak mau peduli, lagu ini benar-benar menyudutkanku setengah mati! Sebuah lagu memang mampu menjebloskan seseorang kembali mengingat masa lalunya. Lagu kedua yang kudengar, ya lagu yang dulu aku dan kamu juga suka. Bulan yang Sama! Bait yang paling kita suka, "Sumpah kumencintaimu,sungguh kugila karenamu sumpah mati hatiku untukmu tak ada yang lain!" yayaya! Tiba-tiba saja aku merindukanmu! Sial! Padahal sudah lewat 3 bulan! Padahal kita sudah benar-benar tak saling komunikasi. Tapi, itulah sebabmu hadir dalam hidupku, menghasilkan rindu walau pertemuan tak pernah terjadi hingga saat ini. 3 Bulan kisah itu ada. 3 Bulan pula kita tak pernah saling bertatap mata.

Selamat 24 Mei :) Goalkeeper dengan jutaan prestasi, Dan Kamu ; Calon Bapak Presiden Indonesia !

Masih ingin memajukan Negara Indonesia.... bersamaku? :)

Friday, 4 October 2013

Teruntukmu sang sutradara !

Pertama kali kutatap matamu,semua terasa biasa,.
tak ada hal yang menggebu dihatiku,semua hampa. Akupun tak pernah menggubris segala hal tentangmu aku bersikap tak peduli dengan semuanya,namun aku salah,sikap itu membawaku kedalam perasaan yang tak biasa,.Iyaa..ini semua sungguh tidak biasa ; kamu datang dengan senyumann khasmu dan membuat jantungku berdegup kencang, Akupun tak mengerti sosok kamu yang terlihat biasa mampu memenuhi setiap sudut otakku,sungguh senyuman itu membawa kesan yang tak biasa, namun aku tak ingin mengakuinya,bahwa aku jatuh cinta padamu,aku terlalu ingin menyembunyikan semuanya namun aku gagal karena kamupun mengerti setiap arti tatapanku padamu.
Aku pikir setelah kamu tau kaupunn akan memberikan sebuah penjelasan tentang kepastianitu padaku,namun aku salah kamu bawa aku kedalam skenariomu,didalam skenario mu itu,kamu buat aku menjadi sosok yang paling salah,dan kamu buat aku lumpuh,..Iya kamu buat lumpuh perasaanku,. kamu buat tetesan air mata itu mengalir tanpa pernah kamu coba menghapusnya..Ahh aku bodoh,bagaimana mungkin sosok sutradara sekejam kamu melakukan itu, Puaskah kamu ? puaskah kamu buat aku lelah dalam skenariomu,inikah caramu memperlakukan wanita yang sangat berharap kau menjadi pendampingnya,
Aku terlalu berharap padamu,hingga mataku tertutup bahwa diluar sana banyak seribu laki-laki yang lebih dari kamu.
Tapi mengapa hanya kamu yang menurutku terbaik,yang menurutku sempurna..mengapa haruskah kamu ? laki-laki PENGECUT.!

Tolong..tolong buat aku lupa dengan rasa ini,tolong buat aku melumpuhkan ingatanku.
semua ini terlalu menyakitkan..
Kasih..bukan perpisahan yang aku inginkan,
bukan Skenario yang aku harapkan.

mengapa kau lakukan ini padaku,apa salahku ? betapa egonya kamu yang pergi begitu saja meninggalkan aku,betapa sadisnya kamu menjauhi aku,iyah menjauhi wanita yang sedang sangat mencintaimu,.
Bisakah kau bayangkan betapa sakitnya jadi aku ?jadi wanita yang menjadi boneka dalam skenario jahatmu, kasih betapa teganya kamu melakukan inii semua ?
dimana hati nuranimu,dimana jiwa malaikatmu yang pernah melindungi aku dan selalu aku,kemanakah kamu yang dulu ?
Pertanyaan yang bodoh ! aku lupa kalau kamu sekarang telah menemukan dia,iya dia wanita yang terbaik menurutmu yang yang mampu mengubahmu menjadi monster.yang tega menyakitiku, pergilah..pergilah bersamanya tak usah kamu hiraukan aku,biarkan aku bermain-main bersama goresan kecil tapi membuat jiwaku runtuh. Terimakasih untuk setiap pertemuan dan perpisahan,terimakasih untuk setiap setiap harapan yang kamu hempaskan,terimakasih untuk setiap luka yang kau tinggalkan

Tapi ketahuilah.. suatu saat nanti Tuhan akan menyadarkanmu betapa berharganya aku,betapa aku sangat mencintaimu sepenuh hatiku tidak sekarang tapi nanti,disaat nyawaku sudah diambil olehh sang khaliq,.
tenanglah ketika nanti aku mengahadap-Nya akan kutitipkan salam rinduku untukmu,akan kumohon pada-Nya untuk selalu menjagamu dan memelukmu disisi-Nya