Monday, 9 February 2015

APAKAH TUHAN MERASAKAN ?



Tasbih tergenggam erat dalam jemariku
Seperti biasa AL-QUR’AN ditanganku
Aku dan kamu merapal do’a yang sama
Dengan bulir air mata

Aku bersujud
Dan kamu mengadahkan kedua tangan
Air mata mengalir melewati bibir
Bulir air mata itu disebabkan oleh cinta
Semoga tangis ini
Bukan karena menangisi sebuah jarak
Semoga ini hanya tangis kerinduan

Lalu kita saling bersujud
Berharap bisa bercakap dengan Tuhan lebih jelas
Ada rasa sesak yang menjalar
Rasa takut yang mengakar
Apakah sebenarnya ini adalah salahku dan salahmu
Apakah salah kita?
Hingga untuk jatuh cinta pun
Terasa begitu menyakitkan dan menyedihkan ?

Tuhan..
Ceritakan pada kami tentang jarak
Ceritakan pada kami bagaimana tangan rindu bisa menyentuh dalam derasnya air mata
Mungkin..
Setelah itu Kau tau Tuhan bagaimana rasanya jadi kami
Berkatalah Tuhan,
Bantu kami agar tetap tejaga walau dalam jarak ratusan kilometer.

MERINDUKANMU DALAM SEPI
Hujan menari-nari perlahan
Menggelitik gemas pepohonan
Dan angin mengayuh riuh suasana
Tubuhku menggigil
Langit semakin cemas
Ia terus menerus menangis
Sementara dirimu jauh dari sisiku
 Aku tak paham dengan getir petir yang menyambar
Membawa sosokmu berdiri dihadapanku
Bayangmu seperti nyata namun tanganku tak dapat menggapai.
Kasih… mungkinkah aku dan kamu yang terikat dalam KITA, adalah sebuah kenyataan ?
Apakah benar aku kekasihmu ?
Mungkinkah aku pelampiasan dari cinta lama mu.
Aku percaya kamu, kamu tidak setega itu
Tapi apakah kesetian itu ada pada kita saat jarak sejauh ini ?
Apakah tidak ada wanita lain dihatimu selain ibu, adikmu dan….. aku ?
Aku takut pada cinta
Karena aku pernah dikhianati olehnya
Aku takut pada percaya
Karena aku pernah dibohongi
Tapi pada rindu, tubuh ini terkapar pasrah
Membiarkan seluruh sudut diotakku terisi olehmu
Pria berdarah jawa
Yang sampai detik ini membuatku bingung
Membuatku terlihat bodoh
Namun inilah KITA.
inilah aku dan kamu
dengan segala ketidak logisan
memikirkan seseorang, merasa kehilangan
yang sering aku sebut rindu.
Suara katak yang bersautan menambah keparahan rindu
Kamu tidak disini
Akupun tidak tau kamu disana bagaimana dan sedang apa
Sayang… aku merindukanmu
Entah bagaimana denganmu ~